Menjadi orangtua itu tidak mudah. Apalagi di era media sosial seperti saat ini di mana banyak orangtua seakan berlomba untuk menampilkan kesempurnaan masing-masing. Padahal, boleh jadi kenyataan tak seperti yang ditampilkan. Itulah yang saya lakukan saat membangun Parentalk ID.

Berawal dari sharing tentang bagaimana perjuangan kami—saya dan suami, Ario Pratomo—mengikuti program hamil untuk mendapatkan anak. Setelah berhasil, kami lalu membagikan cerita kami pada orang lain dan lahirlah Parentalk. Kami mempunyai misi untuk memberdayakan orangtua dan mengajak ayah untuk lebih berperan dalam pengasuhan. Kami berbagi tips dan saling berbagi pengalaman. Kami mau bilang ke orangtua lain, tidak perlu sedih kalau mengalami masalah, karena tidak semua orang sempurna.

Layanan pesan-antar makanan jadi penyelamat

Meski jam kerja saya di Parentalk fleksibel, kesibukannya lumayan dan saya harus bisa membagi waktu. Di situlah saya bisa merasakan manfaat menggunakan layanan pesan-antar makanan GoFood. Bahkan, saya dan keluarga, termasuk anak-anak, sudah terbiasa menggunakan layanan GoFood.

Kalau suami, pagi-pagi suka meminta saya untuk memesan kopi. Saya sendiri kalau kebetulan di kantor tidak sempat membawa bekal makanan, biasanya berakhir dengan memesan GoFood. Demikian pula dengan anak di rumah, kalau kebetulan sedang susah makan, pengasuhnya pasti lapor bahwa kakak minta dipesankan bakmi favoritnya. Anak saya, keduanya, termasuk generasi alpha dan sudah terbiasa dengan hal-hal berbau digital, termasuk memesan makanan layan-antar menggunakan GoFood.

https://adv-kompas-id.azureedge.net/wp-content/uploads/sites/38/2019/09/2509-kultur-adv-cerita.jpg

Dok Pribadi

Tentu saya tidak sembarang memesankan makanan untuk anak. Berbeda halnya dengan kita orang dewasa yang lebih adventurous dan senang mencoba berbagai menu makanan baru. Kalau anak-anak biasanya hanya suka makanan tertentu dan kalau memesan itu-itu saja. Apalagi untuk anak saya yang masih berusia satu tahun, saya biasanya melihat rekomendasi yang dibagikan para ibu melalui Instagram.

Ternyata, di GoFood ada merchant-merchant UMKM tertentu yang menyediakan makanan bayi. Makanan yang disediakan tergolong sehat karena sudah memperhatikan asupan gula dan garam untuk anak bayi. Untuk tekstur makanan tersedia untuk bayi, dari tekstur cair sampai yang padat. Jadi, semua tersedia sesuai kebutuhan.

Sejauh ini, saya merasa sudah nyaman banget menggunakan aplikasi GoFood. Selain karena menunya banyak dan bervariasi, bahkan tersedia untuk bayi, tampilan aplikasinya sangat user friendly. Ada gambarnya sehingga memudahkan untuk memilih makanan yang diinginkan. Bahkan, ada pula pilihan merchant #GoGreener, yang menyajikan pilihan menggunakan sendok plastik atau tidak.

Dalam seminggu, minimal tiga kali saya memesan makanan melalui GoFood. Saya terbiasa untuk topup saldo GoPay mingguan, jadi tetap dapat memantau penggunaannya sehingga tidak berlebihan. Yang menyenangkan, karena tiap bulan dikirimi GoPay Diary melalui e-mail, saya dapat menelusuri pemakaian selama ini. Saya bukan termasuk pengguna yang senang memburu promosi. Walau senang juga kalau lagi makan siang bareng di kantor, karena dipesankan oleh salah satu teman yang pemburu promosi, ternyata harganya jadi murah. Tapi, saya sendiri lebih memilih menggunakan GoFood karena kemudahan penggunaan aplikasi serta kelengkapan variasi makanannya.

Language »