Inspirasi Desain Interior Tribal Serba Putih yang Eksotis dan Instagrammable

Tak ada yang bakal menyangka jika apartemen Milan yang eksotis ini dulunya adalah sebuah studio foto tua. Studio foto berukuran 90×15 m2 berlokasi di Kota Milan, Italia. Tadinya, memiliki sebuah mezanin dan kamar gelap yang kini difungsikan sebagai kamar tidur. Pemilihan furnitur yang begitu cermat beserta konsep terbuka yang diusung, menjadi kunci utama renovasi studio foto tua ini. Dengan ukuran yang cukup mungil, dilakukan optimalisasi ruangan antara ruang keluarga, ruang makan, dan dapur yang saling terhubung tanpa sekat.

Perpaduan Gaya Skandinavian dan Industrial Chic

Konsep terbuka tanpa sekat (Sumber: home-designing.com)

Paulina Arcklin, sang desainer berbakat yang mengerjakan proyek ini memadukan gaya Skandinavian dengan dominasi warna terang dan gaya industrial chic. Dekorasi tribal yang unik dan cantik dimunculkan di berbagai sudut apartemen. Hasilnya, studio foto tua pun berubah rupa menjadi sebuah hunian dengan desain interior tribal yang kental nuansa putih, eksotis, dan instagrammable.

Foto Hitam Putih di Pintu Depan

Galeri foto di pintu depan (Sumber: home-designing.com)

Ada banyak objek-objek menarik di dalam apartemen Milan ini, salah satunya pintu depan. Sungguh tak biasa, pintu depan yang terbuat dari panel-panel kaca tembus pandang dihiasi dengan foto-foto hitam putih yang artistik. Tak hanya berfungsi sebagai galeri foto yang membuat pintu jadi menarik, foto-foto hitam putih ini juga berfungsi sebagai penghalang pandangan dari luar, sehingga privasi penghuni terjaga.

Material Kayu dan Lampu Gantung Putih di Ruang Keluarga

Lantai dan meja kopi dari papan kayu (Sumber: home-designing.com)

Penggunaan material kayu daur ulang, memegang andil membentuk pemandangan eksotis di dalam apartemen. Material papan untuk lantai yang dicat putih adalah hasil daur ulang papan kayu kereta barang dengan ukuran 140 x 55 x 5 cm. Lantai dari papan kayu berpadu serasi dengan meja kopi daur ulang yang juga terbuat dari papan-papan kayu. Awalnya, meja kopi memiliki roda-roda yang kemudian dihilangkan. Sehingga menjadi sebuah meja kopi dengan kaki-kaki yang statis.

Meja kopi yang berada di ruang keluarga, disandingkan dengan sofa putih minimalis tanpa kaki untuk menghemat ruangan. Ukuran sofa cukup tebal, sehingga penggunanya bisa duduk sambil berselonjor kaki dengan nyaman.  Sebagai dekorasi dan penegas area ruang keluarga, tergantung dua lampu menyerupai lampion terbuat dari bahan bambu yang dibalut katun putih.

Bathtub di Dekat Ruang Keluarga

Bathtub putih di dekat ruang keluarga (Sumber: home-designing.com)

Pada posisi yang berlawanan dengan sofa putih di ruang keluarga, terdapat dua furnitur unik yakni bathtub warna putih dan sofa pouf putih keluaran Grevasoni Ghost berukuran besar. Sofa pouf tanpa sandaran menjadi pembatas antara ruang keluarga dan ruang makan. Sementara, penempatan bathtub yang tak biasa ini menunjukkan konsep ruang terbuka yang sesungguhnya.

Sekilas, keberadaan bathtub di dekat ruang keluarga dapat tersamarkan berkat nuansa warna putih yang begitu dominan.  Jika melihat adanya pancuran air warna hitam di sampingnya, barulah disadari keberadaan bathtub tersebut. Di dekat bathtub, sebuah bangku kayu rustic diletakkan sebagai tempat dispenser sabun.

Rak wastafel pada dinding pembatas (Sumber: home-designing.com)

Di samping atas bathtub terdapat semacam rak dengan wastafel putih dan gerabah sebagai dekorasi yang antik. Rak wastafel ini juga bisa diakses melalui sisi lain dari dinding pembatas, yang dulunya berfungsi sebagai kamar gelap.

Desain Interior Tribal di Ruang Duduk Mezanin

Ruang duduk di mezanin (Sumber: home-designing.com)

Paulina Arcklin, sang desainer, menyulap mezanin yang dulunya berfungsi sebagai kamar tidur menjadi ruang duduk sekaligus ruang baca yang nyaman. Mezanin ini berada di atas area wastafel, atau di atas kamar gelap yang kini berfungsi sebagai kamar tidur. Sebuah tangga putih minimalis yang melengkung, menjadi penghubung antara ruang bawah dan mezanin yang kental dengan interior desain tribal.

Ruang duduk dengan latar belakang foto hitam putih (Sumber: home-designing.com)

Ruang duduk dengan latar belakang foto hitam putih (Sumber: home-designing.com) 

Lagi-lagi ditemukan sofa putih minimalis tanpa kaki, sepaket dengan sofa pouf putih Grevasoni Ghost pada ruang duduk ini. Tak hanya berisi sofa dan meja dari kayu, ruang duduk di mezanin dipenuhi dengan benda-benda artistik. Termasuk foto-foto hitam putih dan lampu meja serat palem dari brand Rock The Kasbah yang bernuansa tribal chic. Sofa putih di ruang keluarga, bathtub putih dan sofa pouf Grevasoni Ghost berukuran besar, serta lantai kayu bercat putih, menjadi pemandangan yang tersaji dari ketinggian mezanin.

Benda-benda artistik sebagai dekorasi (Sumber: home-designing.com)
Kamar tidur dengan nuansa putih (Sumber: home-designing.com)

Kamar Tidur Serba Putih

Jejak-jejak kamar gelap tak bisa lagi ditemukan di sini. Kamar gelap telah berganti menjadi kamar tidur serba putih yang terang benderang. Cahaya masuk dari rak di dinding pembatas yang berfungsi sebagai area wastafel. Dekorasi di kamar tidur tidak jauh berbeda dengan dekorasi di ruang keluarga. Seperti, foto hitam putih yang artistik dan bangku-bangku kayu rustic.

Language »