5 hal yang dilakukan agar dapat belajar desain untu pemula

1. Selalu Dengar Apa yang Diinginkan Audiens

Sebelum masuk ke teknis desain grafis, hal yang perlu diketauhi terlebih dahulu yaitu selera audiens yang menjadi target untuk melihat desain yang akan dibuat. Sehingga desain bisa disesuaikan dengan kemauan target. Karena sebuah desain yang tidak cocok bagi audiens akan sulit untuk diterimanya.

2. Koleksi Desain yang Keren

Saat sudah memutuskan untuk belajar desain, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat katalog desain yang keren. Desain ini bisa diambil dari berberbagai sumber. Semuanya perlu dikumpulkan sehingga bisa dipelajari.

Cara mengumpulkannya bisa bermacam-macam. Mulai dari membuat bookmark di web browser, mengumpulkannya dalam Pinterest, atau menyimpannya di komputer.

Setelah dikumpulkan, pelajari berbagai elemen yang ada di sana. Mulai dari warna, garis, font, space, hirarki, dan lainnya. Dengan mempelajari ini, kita bisa mengetahui ciri khas dari seorang desainer. Kemudian membandingkannya dengan desainer lain.

Portofolio desain dari desainer terkemuka bisa dilihat di situs seperti Dribbble dan Behance. Di dalamnya kita bisa melihat karya desain dari berbagai hal. Mulai dari desain web, UX, desain grafis, bahkan hingga tipografi.

Dengan banyaknya pilihan, bisa memiliki lebih banyak inspirasi untuk mengembangkan gaya desain yang akan kita buat nantinya.

3. Pelajari Istilah-Istilah Desain

Bahasa adalah hal yang paling penting dalam desain. Karenanya, mempelajari istilah dalam desain sangatlah diperlukan.

Jika tidak memahami istilah dalam desaian, dapat dipastikan tidak akan bisa menggunakan fitur-fitur dalam desain. Karena kita sendiri tidak mengerti nama dan kegunaan fitur tersebut.

Mempelajari istilah desain bisa dimulai dengan membaca banyak istilah desain di Internet. Ada banyak hal yang perlu dipahami. Mulai dari font, color palate, kerning, white space, alignment, hierarchy, background, foreground, dan banyak lagi istilah lainnya,

4. Berlatih Membuat Desain

Saat kita sudah memahami teknik, gaya, dan juga istilah-istilah yang ada dalam desain, kita bisa melihat atau mempelajari tutorial. Selanjutnya kita bisa mulai membuat karya desain sendiri.

Ada banyak tutorial yang bisa dilihat. Di YouTube atau di website desain lain biasanya memiliki banyak contoh tutorial. Ikuti tutorial tersebut. Sehingga kita bisa melatih bakat kita dalam desain.

Kita tentunya perlu giat berlatih. Semakin rajin kita berlatih, maka akan semakin mahir dalam mendesain. Karena tidak ada yang bisa mendesain hanya dalam satu malam. Semuanya membutuhkan proses. Termasuk desain.

Dengan terus berlatih juga dapat menjadi mengetahui berbagai fungsi yang ada di alat atau software desain. Semakin kita mahir menggunakannya, semakin cepat pula kita akan mengerjakan desain. Desain grafis pun akan menjadi lebih murah.

5. Jangan Takut Meminta dan Menerima Masukan

Ketika kita sudah berhasil untuk membuat desain sendiri, langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah mendapatkan kritik yang membangun dari desainer yang lebih berpengalaman. Jangan sampai kita malas untuk menerima masukan.

Mendengarkan kritik akan karya kita memang bisa mengintimidasi, tapi cara tersebut efektif untuk belajar dan mengembangkan diri. Lagipula, penting bagi kita untuk memahami bahwa desain adalah sebuah karya yang subjektif. Dan kita tidak perlu sepenuhnya setuju dengan kritik yang disampaikan.

Jika memang tidak mengenal desainer yang lebih berpengalaman, kita bisa memposting karya kita ke media sosial. Dengan begitu, masukan akan datang langsung dari audiens yang kita targetkan. Kita juga bisa bertanya pada keluarga, kerabat, dan teman. Karena target desain kita memang sebenarnya bukan para desainer.

Language »