Jika Anda adalah seorang pebisnis, calon pebisnis, atau ingin mempromosikan barang supaya penjualannnya meningkat, maka harus mengerti media promosi yang tepat untuk mengenalkannya ke calon konsumen. Banyak media promosi yang bisa digunakan sebagai media promosi, di antaranya: media televisi, google adword, facebook, website, flyer, dan brosur. Tentu dari semua media iklan yang ada saat ini tidak lepas dengan biaya. Jika budget adalah semua masalah, maka cari media yang promosi yang termurah. Jika dilihat berdasarkan cost, maka brosur bisa dikategorikan media promosi yang paling murah. Tetapi, walaupun murah, tetapi bukan berarti tidak efektif. Oleh sebab itu, Ada tips dan trik bagaimana cara membuat desain brosur yang baik dan menarik, sehingga informasi yang ada di dalam brosur tersebut bisa menarik calon konsumen.

1. Judul Brosur

Penjudulan di dalam brosur harus jelas, singkat, dan bombastis. Judul brosur juga merupakan daya tarik utama selain produk untuk membuat calon konsumen menjadi penasaran terhadap produk yang ditawarkan. Judul produk biasanya disesuiakan dengan nama produk, tetapi dibuatkan sebuah kata-kata yang menarik apakah disertai harga yang murah, produk terbaru, dapatkan segera, garansi, dan kata-kata promosi lainnya. Warna judul brosur harus kontras dan mencolok, sehingga selain menjadi perhatian utama juga bisa dilihat dan dibaca dari jarak pandang yang jauh. Penggunaan jenis font harus yang jelas dan menarik sehingga nilai seninya masih tetap terjaga. Jika memungkinkan dipikirkan juga bagaimana kalau khusus untuk judul menggunakan tinta khusus sehingga terlihat sangat menarik dan mewah.

2. Gambar Produk

Gambar produk adalah objek utama yang akan dijual pada calon costumer. Supaya lebih menarik, maka diperlukan gambar/foto produk yang profesional sehingga gambar produk tersebut jelas, detil, dan tentunya menarik. Pengambilan gambar produk tentu harus oleh orang profesional (akan lebih bagus jika dilakukan oleh sendiri dengan kamera digital yang baik). Banyak jasa fotografer profesional yang bisa diajak kerja sama sehingga menghasilkan sebuah gambar produk yang benar-benar baik contohnya: pencahayaaannya, sudut pandangnya, detil produknya, dan kompoisisinya. Contoh-contoh gambar produk yang baik bisa dilihat di brosur gadget/handphone. Sebelum melakukan pengambilan gambar produk, sebaiknya mencari referensi brosur untuk bahan banding.

3. Radaksi/Sinopsis Produk

Sinopsis/redaksi produk adalah bagian yang terpenting untuk menjelaskan tentang produk yang dipromosikan. Sinopsis harus sesuai dengan spesifiksi produk karena akan dibaca dan disinkronisasi perihal kebenarannya oleh konsumen. Hindari kesalahan penulisan tentang spesifikas produk yang ditulis karena akan menjadi masalah yang cukup serius di kemudian hari. Nama baik perusahaan akan dipertaruhkan jika ada kesalahan penjelasan, terlebih jika tidak sesuai isi sinopsis tersebut dengan keadaan produk yang sebanarnya. Untuk menghindari masalah tersebut, sebaiknya dibuat oleh orang ahli yang biasa menulis contohnya: editor, penulis, atau orang yang mengerti tentang produk yang diiklankan.

4. Contact Person

Alamat dan contact person adalah hal yang tentunya wajib dicantumkan di brosur yang dibuat. Bisa dibayangkan jika brosurnya sudah menarik, banyak orang yang suka dengan produk yang dipromosikan tetapi tidak tahu alamat untuk pembeliannya. Addduh, sayang sekali jika ini benar-benar terjadi. Maka dari itu, buat sebuah konsep dan planing kerja yang benar-benar dikerjakan dengan sangat cermat. Alamat juga bisa menjadi sebuah kepercayaan konsumen terhadap perusahaan Anda.

5. Desainer

Terakhir adalah yang membuat desain brosur tersebut tentunya seorang desainer. Memilih desainer pun harus diseleksi dengan baik. Pilihlah desainer dengan jam terbang yang banyak supaya sudah mempunyai pengalaman yang banyak. Sebelum menyuruhnya untuk mengerjakan pekerjaan Anda, tidak ada salahnya Anda melihat portofolio bahkan jika diperlukan melihat juga client yang pernah bekerja sama dengan desainer tersebut.

6. Membuat Brosur yang Baik

Dalam sebuah brosur terdiri dari beberapa komponen yaitu: Ukuran, gambar/produk, redaksi/judul, deskripsi produk, desain, contact person/alamat, dan lain-lain. Di atas adalah beberapa komponen yang wajib diperhatikan dan dipikirkan dengan teliti dan pengkajian yang baik.

7. Ukuran Brosur

Ukuran bisa menjadi hal yang penting karena ada beberapa ukuran yang ideal untuk sebuah brosur. Brosur dengan ukuran A5 (14,5 x 21cm) kemudian dilayout menjadi leaflet maka kemungkinan brosur tersebut dapat dimasukan ke dalam saku. Kemudian kekurangan brosur dengan ukuran A5 adalah ruang desain yang kecil, sehingga produk/gambar menjadi agak kecil sehingga sinopsis produk pun menjadi sedikit. Tetapi, ukuran brosur A5 banyak yang menggunakan khususnya untuk produk gadget. Kemudian jika Anda, ingin mencari alternatif ukuran desain brosur yang lebih besar, maka pilihan ukuran jatuh pada ukuran A4 (21 x 29,7cm). Ukuran ini, bisa leluasa karena ruang desainnya sangat besar, sehingga komponen produk bisa dijelaskan dengan detil dan lengkap tanpa mengganggu layout gambar/produk. Kekurangannya, Desain Brosur berukuran besar tidak bisa dimasukan ke dalam saku, sehingga ada proses dilipat terlebih dahulu sehingga brosur tersebut akan mengkerut dan cepat rusak.



Language »