Sebelum membuat desain, kamu harus memahami dasar-dasar desain grafis terlebih dahulu. Di dalamnya terdapat elemen dan prinsip yang mesti kamu pahami. Selain itu, pemilihan font juga tidak boleh asal-asalan, karena setiap font yang kamu pilih akan memberikan mood yang berbeda-beda pula.

Rekomendasi Kombinasi Font Terbaik

Mengombinasikan font merupakan pekerjaan yang tricky. Pilihlah jenis font yang sesuai dengan font karakter desain entah itu untuk poster, brosur, tampilan website, atau media lainnya agar terlihat lebih dinamis. Salah sedikit saja akan membuat semuanya terlihat kacau. Untuk dapat mengombinasikan font dengan baik dibutuhkan sentuhan desain yang kuat dan mata yang tajam.

Sebelum memilih font untuk desain, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa hal seperti, memahami untuk siapa desain tersebut dibuat sebab, setiap font memiliki rasa dan mood tersendiri jangan sampai target merasa tidak sreg dengan font yang kamu pilih. Selanjutnya  readability, jangan cuma pilih font karena terlihat keren, pastikan font yang kamu pilih mudah terbaca dari berbagai jarak dan bisa dengan mudah dipahami dalam sekali lihat. Dengan sebegitu banyak pilihan font, pasti akan membuat kamu bingung. Tenang saja, berikut adalah beberapa rekomendasi kombinasi font terbaik untuk menunjang desainmu. Desain font ini dipilih, karena bersifat universal bagi pembaca dan mempunyai readability tinggi. Berikut font-font yang kami rekomendasikan untuk desain grafis kekinian kamu. 

1. Futura Bold dan Souvenir

Jenis font Futura Bold dan Souvenir memiliki karakter yang sama-sama kuat. Font Futura dibuat pada tahun 1927, sedangkan font Souvenir sudah dibuat lebih dahulu, yakni pada tahun 1941. Meski memiliki jarak waktu pembuatan yang cukup lama, kedua jenis font ini sangat cocok jika diaplikasikan bersama di dalam sebuah desain. Bentuk Souvenir mirip dengan Times New Roman yang terlihat ringan dan playful. Sedangkan Futura Bold terlihat tebal, berani, dan optimis sehingga sangat unik saat disandingkan bersama. Font Futura yang kekinian cocok dibuat untuk judul film-film futuristik, sedangkan font Souvenir lebih cocok dibuat untuk film bergenre drama.

2. Rockwell Bold dan Bembo

Kombinasi font terbaik yang kedua adalah Rockwell Bold dan Bembo. Rockwell merupakan salah satu jenis Classic Slab Serif yang dirancang oleh Monotype Corporation pada tahun 1934. Jenis font yang satu ini memiliki potensi besar untuk dapat menarik perhatian pengguna, terutama jika ditampilkan dalam format bold. Sedangkan Bembo adalah jenis Serif yang netral dan serbaguna. Memiliki bentuk yang ramping dan ringan sehingga terlihat elegan dan konvensional. Font Rockwell lebih cocok digunakan untuk film bergenre aksi.

3. Helvetica Neue dan Garamond 

Helvetica merupakan salah satu jenis font yang populer sepanjang masa. Awalnya dikembangkan pada tahun 1957 oleh Max Miedinger bersama Eduard Hoffmann. Apabila kamu menggunakan Helvetica Neue untuk judul, maka kami menyarankan kamu menggunakan Garamond untuk body text-nya, karena jika keduanya digabungkan sangatlah kompatibel. Bentuk Helvetica Neue yang dibuat dengan format bold akan menjadi netral jika disandingkan dengan Garamond sehingga terlihat lebih elok dan berkelas. Nah, perpaduan kedua font ini sering kamu temukan di poster-poster modern.

4. Century Gothic dan PT Serif

Kami masih punya kombinasi font terbaik yang berikutnya nih, yakni Century Gothic dan PT Serif. Sudah jelas banget, PT Serif merupakan jenis Serif yang sangat cocok diaplikasikan pada bagian body text, karena gayanya yang stylish yang membuatnya tampak sempurna. Hal yang sama juga berlaku untuk Century Gothic dengan gayanya yang terkesan modern dan simpel akan membuat desainmu lebih tampil memukau. Jenis font Century Gothic banyak digunakan untuk film bergenre science fiction.

5. Alternate Gothic dan Georgia

Pemilihan Alternate Gothic dengan Georgia merupakan kombinasi font terbaik. Meskipun terlihat simpel, namun keduanya mampu menonjolkan produk yang ingin dijual. Misalnya kamu ingin mengiklankan sebuah tas di halaman utama website-mu. Cobalah untuk menggunakan kombinasi font Alternate Gothic sebagai judul dan Georgia sebagai teks paragraf. Dengan begitu, produk yang ingin kamu tampilkan tetap menonjol tanpa perlu menambahkan elemen desain yang tidak terlalu penting. Perpaduan kedua font ini cocok diaplikasikan pada brosur atau halaman utama website.

6. Nimbus Sans dan Athelas

Jika kamu ingin memangun sebuah brand dengan karakter anggun nan mewah, tidak ada yang lebih mantap daripada kombinasi font terbaik Nimbus Sans dengan Athelas. Pada dasarnya, Athelas merupakan salah satu jenis Serif yang tidak berbeda jauh dari Georgia yang kami bahas di poin sebelumnya. Uniknya nih, ketika Nimbus Sans dikombinasikan dengan Athelas terciptalah tipografi yang terkesan mewah. Hal-hal yang saling bertolak belakang memang menarik untuk dilihat dan itulah yang terjadi di sini. Font Athelas banyak dipakai untuk film-film dokumenter. 

7. Grotesk dan Bodoni

Kombinasi font terbaik berikutnya jatuh kepada Grotesk dan Bodoni. Grotesque atau Grotesk adalah sinonim dari Sans Serif secara umum. Lebih spesifiknya, nama Grotesk ditujukan untuk seluruh set font Sans Serif yang dibuat sekitar tahun 1815. Semua font Sans Serif yang yang dibuat pada periode itu disebut Grotesque atau Grotesk. Bentuknya yang tanpa kail membuatnya jauh terlihat modern ketimbang Bodoni. Bodoni merupakan jenis Serif yang didesain oleh Giambattista Bodoni di akhir abad ke-18. Jenis font Bodoni memiliki bentuk yang jenjang dan langsing sehingga tampak cantik bila diaplikasikan di dalam desainmu. Apabila kamu penasaran, gaya font Bodoni banyak ditemukan pada film-film glamor. 

8. Sofia Pro dan Sabon

Mungkin bagi sebagian orang nama font Sofia Pro dan Sabon masih terdengar asing. Namun tak dapat dimungkiri, kombinasi kedua jenis font tersebut dapat diaplikasikan dengan baik untuk desainmu. Sofia Pro merupakan tipe baru dari Sans Serif yang dirancang pada tahun 2008. Jenis font ini mampu memberikan kesan modernisme dan harmoni. Nuansa inilah yang membuatnya memiliki penampilan yang harmonis untuk teks di bagian judul. Sedangkan font Sabon adalah jenis Serif yang didesain sekitar tahun 1964-1967. Perbedaan tahun pembuatan yang begitu jauh ternyata tidak menghalangi kedua jenis font ini menjadi salah satu kombinasi font terbaik. Gaya font Sabon pasti sering banget kamu temukan di film animasi. 

Itu dia beberapa kombinasi font terbaik yang bisa kamu aplikasikan pada desainmu. Semuanya dapat kamu temukan di berbagai situs download keren gratis dan legal loh. Akan tetapi tidak semua jenis font yang kami sebutkan di atas pasti cocok dengan desainmu, karena harus disesuaikan lagi dengan konsep utama yang kamu usung. Selamat berkarya!

Sumber: kreativv.com

Language »